Lagi gak ada inspirasi , tp pengen posting blog .
Hehehe .
Oke , ngomong yg bisa diomongin saja yaa .
:p
-Aku : "Jujur , aku sedang merindukan seseorang saat ini . Seseorang yang namanya tertulis di hatiku . Yang seperti tidak cukup dgn ditulis , namanya juga dibingkai dan disimpan dlm brankas hati . (lebay bgt yak!) Sebelum post ini semakin tak karuan , aku ingin mengatakan bahwa rindu untukku adalah rasa ketika kita menginginkan atau berharap seseorang atau sesuatu ada disini sekarang . Sebenernya bayangnya bukan hanya hadir sekarang saja , tapi rasa yg 'paling' ya mungkin sekarang ini ."
-Akuyglain : "Darf ich Sie etwas Fragen ?"
-Aku : "Selbsverständlich , bitte ."
-Aku yg lain : "Warum ? Kenapa tiba-tiba rasa yg 'paling' itu datang sekarang ?"
-Aku : "Karena mereka ."
-Akuyglain : "Wer ?"
-Aku : "Meine Freundin . Mein Brisi6 ."
-Akuyglain : "Apa yang mereka katakan atau lakukan hingga kau seperti ini ? Apa kesalahan mereka padamu ?"
-Aku : "Mereka tidak salah . Bahkan mereka membantu menyadarkanku secara tak sengaja ".
-Akuyglain : "Menyadarkanmu tentang apa ?"
-Aku : "Euumph , Aku baru sadar kalau aku kesepian ."
-Akuyglain : "Kesepian ?"
-Aku : "Ya , memang aku mempunyai keluarga yang sangat spektakuler dan sahabat yang tak pernah membiarkanku sendiri . Tapi selayaknya manusia , keadaan yg kumiliki sekarang tak membuatku merasa cukup . Aku bukannya menyalahkan keadaanku sebagai seorang manusia , hanya sadar akan hal itu ."
-Akuyglain : "Terus?"
-Aku : "Terus , kesadaranku tentang kesepian itu mengambang ke permukaan karena ...."
-Akuyglain : "Karena apa ?"
-Aku : "Karena ketika mereka menceritakan dengan bangganya akan cerita cinta maupun si cinta mereka masing-masing , aku tak punya apapun untuk dibagi . Hanya dapat diam dan menjawab ketika ditanya pendapatku , hanya berfungsi sebagai pendengar yang baik pada saat itu ."
-Akuyglain : "Kesimpulannya?"
-Aku : "Aku gak punya 'seseorg yg spesial' seperti mereka . Puassss ?"
-Akuyglain : "Hehe . Tut mir leid . Maaf-maaf . Jadi , ada lagi yg ingin kau ceritakan?"
-Aku : "Ada , sebenarnya 'seseorang yg spesial' itu ada . Hanya saja dia bukan milikku , bukan untukku ."
-Akuyglain : "Benarkah ? Siapa dia ? Seperti apa rupanya ?"
-Aku : "Ja . Recht . Dia ya dia . Dia pangeran untukku . Pengisi sebagian besar hatiku . Eumph , rupanya ? Sepertinya kalau aku yang mencoba untuk mendeskripsikan , akan terlalu sempurna . Karena seperti apapun dia , akan menjadi indah di mataku ."
-Akuyglain : "Kalau begitu , kenapa kau tetap kesepian ?"
-Aku : "Karena dia bukan untukku dan dia jauh dariku . Bahkan aku ragu , dia ingat akan sosokku . Jadi tidak salah kalau aku merasa kesepian kan ?"
-Akuyglain : "Kalau begitu , kenapa kau tidak bersama orang lain saja ?"
-Aku : "Emang ada yg mau ? Huhu . Nggak-nggak . Hal itu sudah pernah kucoba , tp malah batinku tak tenang . Terus memikirkannya disaat bersama yg lain . Jadi daripada ada perasaan yg tersakiti selain dari pihakku , lebih baik aku diam ."
-Akuyglain : "Hanya segitu saja usahamu ? Ayolaaaah ."
-Aku : "Cinta tak harus memiliki kan ?"
-Akuyglain : "Itu hanya ucapan dari pengecut yg bersembunyi dibalik kata cinta . Mereka tak berani mengungkapkan cinta yg mereka miliki . Dan mengatasnamakan cinta akan itu ."
-Aku : "Heumph , Pengecut itu = aku"
-Akuyglain : "Setuju . Jadi , org spesialmu itulah org yg sedang kau rindukan sekarang ?"
-Aku : "Ya"
-Akuyglain : "Boleh tau sapa ?"
-Aku : "Nein . Gak ."
-Akuyglain : "Boleh nanya lagi ?"
-Aku : "Gak . Aku sudah ngantuk"
(orang yg aneeeeh)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar