Selasa, 14 Juli 2009

Percakapan yang Tak Mungkin

karpet merah berbisik "dia mana?"
"dia siapa?" ujarku lirih jua.
"dia yang dulu telah menghujanimu dengan banyak tawa."
"dia?"
"iya, dia.. dia yang waktu itu duduk disampingmu. kuperhatikan dia sering menatapmu diam-diam."
"oci juga bilang begitu."
"mana dia? sudah lama kuperhatikan tak pernah kau tersenyum sebahagia seperti saat dia ada."
"aku tertawa bersama brisi6 ku."
"heyy, itu bedaa." ujarnya. kemudian karpet merah hening lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar